Wahyu 5 Gulungan yang termeteraikan dengan tujuh meterainya - Khotbah Wilfred

Wahyu 5 Gulungan yang termeteraikan dengan tujuh meterainya - Khotbah Wilfred Wahyu Domba

Gulungan itu berasal dari papyrus atau kulit. Potongan papyrus yang rapuh dengan lebar sekitar 10 inci digabungkan untuk membuat gulungan yang panjang. Perjanjian lama telah menuliskan tentang gulungan ini. Untuk membuat cetakan ulang tanpa membuat kesalahan dengan gulungan tersebut adalah suatu pekerjaan yang sukar, namun juga pekerjaan yang sangat mahal dan ini adalah sesuatu yang berharga. Satu gulungan terdiri dari suatu bagian dari Buku Perjanjian Lama. Perjanjian Lama yang komplit disimpan di sinagoga dimana pada hari Sabath suatu gulungan diminta untuk dibacakan ( Lukas 4:16-20) Biasanya hanya bagian dalam saja yang tertulis. Disini dalam Wahyu bagian yang tertulis adalah didalam dan juga diluar gulungan yang dimeteraikan dengan tujuh meterai. Gulungan yang memiliki tulisan diluar dan didalamnya disebut Opisografi, yang melambangkan kepengetahuan dan nasihat Ilahi. Sejarah tidak akan berakhir hingga tujuan Tuhan sepenuhnya terlaksana.
Di dunia Romawi tujuh meterai biasanya digunakan untuk wasiat (testamen). Sebuah wasiat akan disaksikan oleh tujuh orang saksi yang akan masing-masing akan membubuhi meterainya pada wasiat tersebut.
Petunjuk untuk gulungan ini adalay Yehezkiel 2:1-0. Disana Yehezkiel perlu bernubuat untuk melawan kaum Israel yang kurang ajar dan keras kepala dimana kita bisa membandingkannya dengan kelancangan dan kekeras kepalaan orang-orang dimasa sekarang. Gulungan yang dia lihat memiliki tulisan dibagian depan dan belakangnya, dan disana tertulis kata-kata ratapan, duka dan kutukan. Seperti gulungan ini, yang berisi nubuatan tentang akhir jaman termasuk penyelamatan orang-orang dan juga penghakiman dari Tuhan terhadap yang jahat. Gulungan itu ada di tangan kanan dia yang duduk diatas takhta. Apakah orang itu adalah Allah Bapa ? Alkitab tidak mengatakannya. Yang kita tahu adalah, bahwa masa depan manusia berada di tangan Allah Bapa.

Isi dari gulungan itu sesungguhnya tersembungi dari mata semua manusia. Tidak ada seorangpun di Surga maupun didunia yang mampu untuk membukanya maupun melihat kedalamnya. Namun, ayat 5 memberikan solusi. Yesus Kristus yang telah mati ( wasiat/testamen) untuk dosa umat manusia dan yang telah bangkit dari kematian, HANYA DIALAH yang diijinkan untuk membuka gulungan itu. Dia telah membayar harga!
Singa dari suku Yehuda, akar keturunan Daud yang tanpa perlu dipertanyakan adalah Tuhan Yesus Kristus yang telah lahir dari suku Yehuda, dari Raja Daud(liat silsilah Yesus Kristus dalam Matius 1:1-17). Tuhan Yesus Kristuslah satu-satunya yang layak untuk membuka gulangan itu. Tuhan Yesus juga lambang dari Domba yang disembelih dikayu salib di Golgota (1 Korintus 5:7 Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus). Dia telah menaklukan, secara harfiah DIA MEMENANGKAN KEMENANGAN. Kemenangan yang manakah?

Ibrani 2:14-15 Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.
Kolose 2:15 Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.

Yesuslah yang mengambil bagian dalam sifat manusia dari darah dan daging. Di kayu salib dan kebangkitan Dia menghancurkan kematian dan dengan demikian melucuti senjata para setan dan kerajaannya dan juga kekuatannya( yaitu kuasa jahat) dan Dia akan mengirim mereka ke Lautan api setelah kesengsaraan besar.

Para tua-tua, mahkluk dan ketujuh ror Tuhan yang kita sudah jumpai dalam Wahyu 4. Sekarang singa tersebut berubah menjadi Domba dalam ayat 6 dan dia telah disembelih. Yesus sebagai domba yang disembelih dikayu salib demi dosa manusia. Bedasarkan hal itulah maka Yesus diijinkan untuk membuka gulungan tersebut. Arti penting anak domba dapat kita ketahui melalui Paskah dalam Yesaya 53:7-8

Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.

Tujuh sangkakala melambangkan kepenuhan kuasa dan kekuatan(Ul 33:17, Mazmur 18:2, 112:9) Tujuh mata melambangkan kepenuhan visi. Tidak ada yang tersembunyi dari Tuhan, Tuhan melihat kedalam hati dan pikiran manusia. Dia mengetahui kedalaman motiv dan pikiran manusia. Matanya berada diseluruh penjuru dunia dimana tidak ada seorangpun yang dapat bersembungi dari-Nya.

Nyanyian baru dinyanyikan di Surga. Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Tanpa dipertanyakan lagi, ini sudah jelas bahwa dengan kata "Engkau" ini dimaksudkan kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah mati (disembelih) dikayu salib di Golgota dan yang telah membeli orang-orang percaya dengan darah-Nya. Terjemahan kata Yunani "disembelih" hanya digunakan di dalam Wahyu 5:6,9,12 dan 13:8 untuk kematian Yesus Kristus dan juga ungkapan dari Yesaya 53:7 " seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian". Orang-orang percaya datang dari segala suku di Israel, segala Bahasa, orang-orang banyak dan segala bangsa. Orang-orang percaya dijadikan imam kerajaan (Wahyu 1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya). Disini juga dinyatakan bahwa orang Kristen yang percaya akan memerintah sebagai raja dibumi (yang diulang dalam Wahyu 20:4).

Jumlah mereka berjuta-juta (total: 100.000.000) dan ribuan ribu (total: 1.000.000) angka yang disebutkan sebelumnya dalam Alkitab, dalam Daniel 7: 9-10. Angka 101,0000,000 memberikan kesan yang masuk akal tentang banyaknya malaikat yang hadir untuk memuji Tuhan Yesus Kristus. Dapatkah Anda membayangkan ketika kerumunan 100.000.000 memuji Allah Bapa (Yang duduk di atas takhta) dan Tuhan Yesus Kristus dengan suara nyaring? Suara apa yang akan dihasilkan? Ya, benar: Segala kemuliaan dan kehormatan dan kuasa selamanya bagi Anak Domba. Amin!
Setiap makhluk di surga dan di bumi dan di bawah bumi dan di laut. Makhluk di Surga jelas adalah para malaikat dan orang percaya di Surga. Tapi bagaimana dengan di bumi dan di bawah bumi dan di laut. Mengingat waktunya segera setelah Pengangkatan Gereja, jadi belum ada orang suci yang terbunuh dalam Kesengsaraan Besar. Saya pikir kita perlu melihat Kejadian 4:10 "Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah." Yang menurut saya berarti, bahwa hewan, tumbuhan dan pohon menangis kepada Tuhan bahwa Kain membunuh Abel saudaranya. Yesus mengutuk pohon ara. Kita tidak memiliki pengetahuan tentang hewan, tumbuhan dan pohon, tetapi mereka adalah ciptaan Tuhan (bolehkah kita menyebutnya makhluk?). Ini juga memberi gambaran tentang banyaknya malaikat yang hadir di sekitar bumi untuk melindungi orang-orang Kristen yang percaya, dari kejahatan, Setan dan kekuatan kegelapan (malaikat jahatnya).

Oleh karena itu, janganlah kita, umat Kristen, melupakan betapa besar kekuatan yang dimiliki Tuhan Allah. Surga yang menampung begitu banyak orang, itulah ciptaan Tuhan karena Tuhanlah Yang Maha Kuasa. Tuhanlah yang akan mengalahkan Setan dan malaikat-malaikat jahatnya, dan Dialah Yang telah memerintah melalui Roh Kudus, Yang diam di dalam setiap orang Kristen yang percaya di seluruh dunia. Oleh karena itu ijinkanlah Roh Kudus untuk melakukan pekerjaan-Nya di dalam kamu, karena pekerjaan Roh Kudus harus dilihat seperti Tuhan yang sudah memerintah di bumi melawan kejahatan (Setan dan para pengikutnya). Agar semakin banyak orang yang belajar bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat pribadi mereka dan Dia menyelamatkan mereka dengan kekekalan. Kemudian mereka akan menjadi bagian dari orang banyak, yang akan menyembah Anak Domba, Tuhan Yesus Kristus.

Dan jika Anda belum menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi Anda, J A N G A N    M E N U N D A! Nanti sudah terlambat, dan kemudian Tuhan Yesus Kristus akan mengangkat gereja (terlahir kembali) ke surga. Dan sebagai yang tertinggal di bumi, di Kesengsaraan Besar Anda harus memilih Tuhan atau melawan-Nya di akhir zaman. Dan tidak akan ada tempat bagimu di Surga. Surga hanya tersedia bagi mereka yang memilih Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan mereka. Jika Anda memilih Tuhan di akhir zaman, maka Anda akan hidup di bumi baru dan Anda tidak akan dibuang ke dalam lautan api. Tetapi memilih Tuhan di akhir zaman akan sangat, sangat sulit dan bahkan akan lebih sulit untuk bertahan sampai akhir. Banyak yang akan menyerah dan pada akhirnya memilih kekuatan duniawi untuk melarikan diri dari siksaan dan siksaan. Dan pada saat itu Anda telah menolak Tuhan dan akhir Anda adalah lautan api. Pelarian Anda hanya akan menjadi penghindaran sementara dari siksaan dan tindasan, yang kemudian akan masuk ke dalam waktu penyiksaan yang kekal.
Oleh karena itu JANGAN menunda keputusan Anda, terimalah Tuhan Yesus Kristus, Yang datang sebagai pencuri di malam hari (tapi segera sekarang) tidak ada yang tahu jam berapa (Tuhan datang). Tapi ingat penyakit, serangan jantung atau kecelakaan bisa berarti keputusan Anda sudah terlambat. Oleh karena itu, jangan menunda, demi kebaikan Anda sendir, mintalah Tuhan Yesus Kristus untuk masuk ke dalam hati Anda dan biarkan Dia menunjukkan kepada Anda bagaimana Anda dapat datang kepada-Nya. Dan teruslah bertanya sampai Anda bertemu dengan-Nya! Dia setia, Dia bersedia untuk mendengarkan Anda dan untuk membantu Anda memasuki iman Kristen: menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat untuk dosa-dosa Anda.
TAPI langkah pertama itu harus berasal dari ANDA!